Now Reading
Datang yuk! Pemeran Seni ARTJOG 2020 Tetap Diadakan Meski Pandemi

Datang yuk! Pemeran Seni ARTJOG 2020 Tetap Diadakan Meski Pandemi

Karena sedang pandemi, gelaran acara-acara besar di Indonesia terpaksa dibatalkan. Termasuk pameran seni ARTJOG, hampir saja tidak terlaksana di 2020. Tapi berkat adanya serangkaian verifikasi, pameran seni yang rutin diadakan setiap tahun ini pun bisa kembali digelar dan terbuka untuk umum. Tahun ini ARTJOG hadir dengan tema Resilience 2020 yang hadir dari tanggal 8 Agustus – 10 Oktober 2020 di Jogja National Museum. Kamu sebagai pecinta seni sudah pasti tidak melewatkan event seni terbesar di Indonesia ini.

Tentu saja, untuk bisa menikmati beragam karya seni di dalam area pameran, kita sebagai pengunjung harus mematuhi protokol kesehatan, seperti cek suhu dan pakai hand sanitizer yang sudah disediakan. Sistem berkunjung pun dibagi ke dalam tiga sesi, yaitu pukul 10.00-12.00, pukul 13.00-15.00, dan pukul 16.00-18.00. Untuk membatasi kerumunan agar selalu jaga jarak, setiap sesi hanya diperbolehkan untuk 60 orang pengunjung. Bisa dibuktikan, menikmati indahnya karya seni di ruang publik selama pandemi bukan sesuatu yang tidak mungkin. Asalkan mematuhi protokol kesehatan, bisa dipastikan aman!

ARTJOG 2020 Fokus pada Seniman Lokal

Image source: @artjog.id

Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya dimana ARTJOG menjadi ruang untuk menampilkan karya seniman internasional, ARTJOG 2020 lebih fokus pada seniman lokal Indonesia. Ini disebabkan oleh pandemi yang menghambat transportasi dan pengiriman karya dari luar negeri.

Total ada 75 seniman yang memamerkan karyanya di ARTJOG 2020, beberapa di antaranya adalah Djoko Pekik yang dikenal dengan lukisan “Berburu Celeng”, Nyoman Nuarta sang pemahat patung Garuda Wisnu Kencana di Bali, ilustrator Agan Harahap, Agus Sugawe yang dikenal dengan lukisan potret diri, dan masih banyak yang lainnya.

Sebagian besar karya yang ditampilkan di ARTJOG 2020 merupakan hasil yang dibuat di masa PSBB. Kalau kamu perhatikan saat berkunjung ke sana, kamu bisa melihat refleksi kritis dari para seniman terhadap situasi krisis pandemi di Indonesia melalui hasil karyanya. Ya, pandemi adalah masa sulit bagi banyak orang, termasuk para seniman di tanah air. We couldn’t agree more.

ARTJOG 2020 Hadir Lebih Sederhana

 

View this post on Instagram

 

A post shared by ARTJOG (@artjog.id) on

See Also
tips gaya hidup

Memang banyak yang berbeda dari ARTJOG 2020. Selain tidak adanya karya seniman luar negeri, beberapa program yang hadir di tahun-tahun sebelumnya pun disederhanakan atau ditiadakan, seperti program Young Artist Award dan ARTJOG Daily Performance. Meski begitu, pameran seni rupa yang jadi inti dari acara ini tetap ada, kok. Ada pula konten audio-visual di ruang pameran agar kita tidak bosan menikmati karya seni di sana.

ARTJOG: Resilience 2020 masih ada hingga 10 Oktober. Masih ada waktu untuk datang dan menikmati karya seni di sana. Datang dari Jakarta atau luar kota Yogyakarta juga bisa, kok. Pastikan sudah tes kesehatan sebelum melakukan perjalanan jauh dan selalu pakai masker dimanapun berada. Plus, ikuti prosedur yang sudah ditetapkan jika pergi dengan transportasi umum. Sampai jumpa di ARTJOG 2020!

Buat kamu yang suka art, cek koleksi Kanken Art 2020 yang berkolaborasi dengan seniman Swedia!

View Comments (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Copyright © 2020 Urban Icon. All Rights reserved. | Sitemap

Scroll To Top
Close

MAU DAPET ADDITIONAL

DISKON 10% ALL ITEM? 

BURUAN SIGN UP SEKARANG BUAT DAPETIN DISKONNYA DAN INFO TERBARU DARI URBAN ICON

Close

DAPATKAN KODE VOUCHERNYA