Now Reading
10 Tempat Wisata di Berlin

10 Tempat Wisata di Berlin

Tempat Wisata di Berlin

Musim liburan sebentar lagi akan datang. Jika kamu belum memutuskan destinasi liburan, kamu bisa pilih untuk jalan-jalan ke Berlin, Jerman. Banyak tempat wisata di Berlin yang bisa kamu kunjungi. Dari taman untuk dinikmati dengan bersepeda dan arsitektural kota ini juga sangat indah.

Bergaya di ibukota Jerman layaknya warga lokal saat menjelajahi tempat wisata di Berlin rasanya akan makin pas saat kamu mengenakan brand kebanggaan kota ini, LIEBESKIND Berlin. Kenakan tas punggung fungsional dan stylish LIEBESKIND Berlin Essential Backpack Small Italian Red untuk menemani kamu jalan-jalan. Atau crossbody bag LIEBESKIND Berlin Scouri M Hedge Green yang super cute!

Tempat Wisata di Berlin yang Wajib Kamu Kunjungi

tempat wisata di Berlin Jerman

Nah daftar tempat wisata di Berlin yang seru ini tidak boleh kamu lewatkan. Cek tempat wisata di Berlin ini biar acara jalan-jalan kamu makin menyenangkan!

1. Menikmati sore di Spreepark

Jangan salah, Spreepark ini adalah taman bermain yang sebenarnya sudah tidak berfungsi lagi yang terletak di utara Plänterwald di distrik Treptow-Köpenick, Berlin, dekat Sungai Spree. Taman seluas 29,5 hektar yang dulunya terkenal dengan nama Kulturpark Plänterwald Berlin ini serunya sering jadi tempat berkumpul banyak anak muda untuk mengadakan pentas seni yang terbuka untuk umum. Ini salah satu tempat wisata di Berlin yang tak boleh kamu lewatkan.

Wisata Berlin Spreepark

2. Minum teh dan merasakan atmosfir Asia Tengah di Tajikistan Tearoom

Tajikistan Tearoom atau Tadshikische Teestube ini dulunya dibangun sebagai Tajikistan pavilion di salah satu Leipzig trade fairs di tahun 70an. Setelah pameran dagang berakhir, paviliun disumbangkan oleh Republik Soviet Tajikistan untuk tuan rumah Jerman Timur. Manjakan diri Anda dengan upacara minum teh Rusia lengkap dengan samovar keperakan, biskuit, dan vodka. Kamu juga bisa coba nikmati blini Rusia atau vareniki yang hangat sambil berbaring di tengah bantal-bantal tebal, pilar cendana ukir tangan, dan mural heroik di kamar teh Tajik asli ini.

3. Pergi ke museum kontroversial, Pergamon Museum

Terletak di Museum Island, Pergamon cukup kontroversial sejak dibuka tahun 1930. Museum ini pun sempat kebobolan saat terkena serangan udara di Perang Dunia II, tapi tahun 1958 sebagian besar koleksi kembali ke Jerman Timur dan beberapa “diamankan” di Rusia (di Pushkin Museum di Moskow dan Hermitage di Saint Petersburg). Museum saat ini terdiri dari tiga sayap yang menampung Koleksi Purbakala, Museum Seni Islam, dan Museum Timur Tengah. Dengan monumen-monumennya seperti Gerbang Pasar Miletus Romawi setinggi 17 meter, Gerbang Ishtar, dan Mschatta Façade, museum ini membawa Anda ke era mistik yang tidak dikenal. Oh ya, menurut info terbaru, area sayap utara, termasuk Altar Pergamon, akan ditutup untuk perbaikan hingga 2023.

4. Mengenang sejarah kelam Jerman di Memorial to the Murdered Jews of Europe

Semua negara di Eropa sepertinya punya sejarah kelam saat Perang Dunia, tak terkecuali Jerman. Dirancang oleh arsitek Peter Eisenman dan insinyur Buro Happold, bangunan ini adalah peringatan di Berlin bagi para korban Yahudi Holocaust. Memorial to the Murdered Jews of Europe atau The Holocaust Memorial ini memiliki luas 2,000 meter persegi yang ditutupi oleh 2.711 lempengan beton. Kalau kamu ingin ke sini, bangunan yang diresmikan 60 tahun setelah Perang Dunia II berakhir ini letaknya tak jauh dari Brandenburg Gate.

5. Ke AquaDom di Radisson Blu Berlin, akuarium di dalam hotel terbesar di dunia

Bayangkan kamu sedang berdiri mengagumi akuarium terbesar di dunia yang ada di lobby hotel. Yup, kamu bisa menemukannya di Aquadom yang ada di lobby hotel Radisson Blu Berlin! Memiliki tinggi 25 meter dan diameter 12 meter – Aquadom jelas harus masuk dalam daftar destinasi wisata yang harus dikunjungi di Berlin. Akuarium yang dibangun oleh Union Investment Real Estate GmbH dengan biaya 13 juta Euro ini berisi lebih dari satu juta liter air, terumbu karang, dan merupakan rumah bagi hampir 2.600 ikan dari 56 spesies berbeda. Serunya, ada lift khusus yang bisa membawa kamu naik ke atas untuk melihat bagian dalam tangki!

tempat wisata di berlin - aquadom

6. Mengagumi pusat kota Berlin dari The Brandenburg Gate

Kalau Jakarta punya Bundaran HI sebagai monumen pusat kota tempat segala kejadian penting terjadi, maka Berlin punya Brandenburg Gate. Monumen neoklasik abad ke-18 ini terletak di bagian barat pusat kota Berlin dalam Mitte, tepat di sebelah barat Pariser Platz dan tak jauh dari Gedung Reichstag, “rumah” bagi parlemen Jerman (Bundestag). Sepanjang keberadaannya, gerbang kokoh ini sering menjadi lokasi peristiwa sejarah besar dan termasuk simbol persatuan dan perdamaian Eropa.

tempat wisata di berlin - The Brandenburg Gate

See Also
Catering Sehat Jakarta

7. Melihat parlemen Jerman bekerja dari Reichstag Building

Gedung Parlemen Reichstag di Berlin ini pertama kali dibuka pada tahun 1894 dan sempat rusak parah, dibakar, dibom, dibangun kembali, hingga sekarang jadi salah satu bangunan paling ikonik di Berlin. Yang menarik kubah kaca besar di bagian paling atas gedung ini memiliki view360 derajat dengan pemandangan kota Berlin dan sekitarnya. Jika kamu sedang ke sana dan beruntung, aula utama (ruang debat) parlemen di bawah ini juga dapat dilihat dari dalam kubah sehingga kamu bisa melihat para “wakil rakyat” Jerman saat sedang bekerja. Untuk masuk ke gedung ini tak ada biaya khusus alias gratis kok, tapi kamu harus registrasi sehari sebelumnya di https://www.bundestag.de/en/visittheBundestag/dome/registration-245686.

Wisata Berlin Reichstag Building

8. Menyusuri sisa-sisa tembok Berlin di The East Side Gallery

Ada banyak area di Berlin yang terlintasi tembok pembatas Jerman Barat dan Timur saat Perang Dunia terjadi, tapi The East Side Gallery-lah yang paling fenomenal dan masih berdiri sepanjang 1.316 m. Sekarang, ini merupakan galeri terbuka terbesar di dunia yang menampilkan 105 mural karya lebih dari 118 seniman dari 21 negara, seperti Jürgen Grosse alias INDIANO, Dimitri Vrubel, Siegfrid Santoni, Thierry Noir, Kim Prisu, dan masih banyak lagi. Terletak di dekat pusat kota Berlin di Mühlenstraße, Friedrichshain-Kreuzberg, tembok panjang penuh sejarah ini sudah jelas layak masuk daftar ini.

9. Mengagumi Berlin Cathedral sampai dome-nya

Katedral yang sering disebut Berliner Dom nan megah ini adalah salah satu landmark utama di lanskap kota Berlin. Terletak di Museum Island di wilayah pusat kota, Mitte, bangunan cantik yang mulai dibangun pada abad ke-15 sebagai tempat ibadah penganut Katolik Roma ini merupakan karya besar arsitektur Historis “Kaiserzeit”. Anehnya, walaupun namanya “katedral” tapi Katedral Berlin tidak pernah menjadi katedral dalam arti sebenarnya karena tidak pernah ditempati seorang uskup. Buat kamu yang ingin masuk ke sini, jangan lupa naik sampai ke puncak dome-nya ya.

Berlin Cathedral

10. Ke German Historical Museum. Wajib!

Jika kamu bertanya-tanya apa yang telah dilakukan Jerman selama 1500 tahun terakhir, pergilah ke area Zeughaus di Unter den Linden dan jejakkan kaki ke Museum Sejarah Jerman. Museum Sejarah Jerman (Deutsches Historisches Museum) adalah museum di Berlin yang khusus membahas sejarah Jerman dan Eropa. Museum ini punya lebih dari 13 ribu koleksi buku langka. Di lantai atas, informasi yang tersaji berkonsentrasi pada periode dari abad ke-6 M hingga akhir Perang Dunia I pada tahun 1918, sementara di lantai dasar kamu bisa menulusuri Jerman di abad ke-20 sampai ke tahun-tahun awal setelah penyatuan kembali Jerman. Yang membuatnya makin menarik, tempat ini juga punya Zeughauskino, sebuah teater film yang dapat menampung 165 tamu, yang menyajikan kisah sejarah negeri ini dengan sangat apik.

View Comments (2)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Copyright © 2020 Urban Icon. All Rights reserved. | Sitemap

Scroll To Top